RSUD M.Yunus Semakin Berbenah Guna Tingkatkan Mutu Pelayanan

  • Bagikan

Bengkulu–Anantanews.com Sebagai pimpinan tertinggi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M.Yunus Bengkulu dr.Anjani Wahyu Wardani telah melakukan sejumlah perubahan di internal RSUD M.Yunus.

Dirut dari kalangan non ASN ini telah melakukan konsolidasi Internal dengan pembenahan sumberdaya manusia, lalu melakukan perapihan ruangan pelayanan yang repsentatif sehingga nyaman untuk pasien.

“Atas komitmen bapak Gubernur untuk perbaikan layanan dan sebagai pusat rujukan melalui Rumah Sakit. Alhamdulillah RSUD M Yunus mendapatkan alokasi dana pusat dari Kementerian Kesehatan berupa alat kesehatan untuk pelayanan jantung terpadu, stroke dan pelayanan radioterapi, serta sarana pembangunan banker,” kata Anjari Wahyu Wardani, Rabu (14/9/22).

Anjari Wahyu Wardani menegaskan, RSUD M. Yunus akan selalu berbenah dan meningkatkan layanan pasien dengan sistem digitalisasi, untuk lebih memudahkan serta respon time dalam pelayanan lebih cepat. Kedepan, RSUD M. Yunus akan lebih memghidupkan pelayanan konsul dengan metode telemedicine dan homecare.

“Insya Allah untuk lebih dekat dengan masyarakat Bengkulu, RSUD M. Yunus dalam beberapa bulan ini sambil menunggu renovasi ruang tunggu rawat jalan selesai. Kita juga akan membuka pelayanan poli rawat jalan di sore hari,” jelas Anjari Wahyu Wardani.

Anjari Wahyu Wardani mengungkapkan, RSUD M.Yunus adalah Rumah Sakit pendidikan yang mana bekerja sama dan bersinergi dengan Universitas Bengkulu

“Alhamdulillah perpanjangan ijin sebagai Rumah Sakit pendidikan SK-nya telah terbit dari Kementerian Kesehatan yang selama ini SKnya habis masa berlaku. Kedepan juga RSUD M. Yunus akan mengembangkan acadrmic health system, dimana RSUD Yunus sabagai pusat Rumah Sakit pendidikan di Kota Bengkulu tentunya bersinergi dengan Universitasæ Bengkulu khusus dengan prodi kedokteran,” ucap Anjari Wahyu Wardani.

“Kita pelan-pelan membenahi sistem tata kelola Rumah Sakit dan menata kembali pelayanan kepada masyarakat yang humanis serta responsif terhadap kebutuhan sebagai pelayan untuk masyarakat bisa terwujud, untuk itu kerjasama dari semua pihak baik pemerintah, legislatif teman media sangatlah dibutuhkan, karena RSUD M. Yunus kedepan kita jadikan Rumah Sakit rujukan, bukan cuman Kabupaten dan Kota bisa untuk Kabupaten-kabupaten tetangga yang perbatasan dengan propinsi tetangga,” demikian Anjari Wahyu Wardani”.

  • Bagikan