Cara Bayar Pajak Daerah Secara Mudah

  • Bagikan

Di jaman serba digital, cara bayar pajak daerah semakin mudah dan murah. Seperti halnya kewajiban pajak lainnya, pajak daerah merupakan kewajiban dan harus dibayar secara rutin. Kini bayar pajak daerah juga bisa dilakukan tanpa harus keluar rumah, lho. Sebelum membahas lebih jauh tentang cara bayar pajak daerah, harus dipahami terlebih dahulu tentang apa itu pajak daerah.

 

Apa itu pajak daerah?

Pajak daerah adalah tagihan yang dibebankan pada setiap warga yang tinggal di suatu daerah. Pajak daerah merupakan bentuk kontribusi dari setiap warga, yang akan digunakan untuk kemajuan dan kemakmuran di daerah tersebut.

Pajak daerah yang disetor oleh warga akan dikelola dan digunakan untuk membiayai kegiatan dan program di daerah tersebut. Kegiatan dan program ini diharapkan akan kembali ke warga melalui pelayanan yang lebih baik dan manfaat yang dapat dirasakan oleh setiap warga.

 

Apa saja yang termasuk dalam pajak daerah?

Menurut UU No. 28 Tahun 2009, pajak daerah dibagi menjadi dua, yaitu Pajak Provinsi dan Pajak Kota atau Kabupaten. Keduanya sama-sama mewajibkan setiap warga provinsi, kota, atau kabupaten untuk menyetorkan sejumlah dana sebagai kontribusinya terhadap daerah yang ditinggalinya.

Contoh Pajak Provinsi adalah Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Pajak Rokok, Pajak Air Permukaan, dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.  Pajak Provinsi akan masuk ke dana provinsi, dan akan digunakan untuk membiayai program, memperbaiki fasilitas public, dan meningkatkan kemakmuran warga di tingkat provinsi.

Sedangkan contoh Pajak Kota atau Kabupaten adalah Pajak Hotel, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Restoran, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan, Pajak Sarang Burung Walet, serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. Pajak Kota atau Kabupaten akan masuk ke dana Kota atau Kabupaten, dan akan digunakan untuk membiayai program, memperbaiki fasilitas public, dan meningkatkan kemakmuran warga di tingkat Kota atau Kabupaten.

 

Berapa tarif pajak daerah?

Tarif pajak daerah sudah diatur oleh pemerintah melalui undang-undang. Sebagai contoh, untuk Pajak Kendaraan Bermotor dikenakan tarif 2%. Jika dijual atau berpindah kepemilikan, tarif pajak akan meningkat sebesar 0.5%.

Contoh yang lain, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor ditetapkan sebesar 5%, Pajak Rokok dikenakan tarif sebesar 10%, Pajak Air Permukaan dikenakan tarif 20%, dan lain sebagainya.

 

Bagaimana cara bayar pajak daerah?

Kini cara bayar pajak daerah semakin mudah karena banyaknya pilihan pembayaran yang dapat dipilih. Ditambah lagi dengan fasilitas serba digital yang memudahkan semua aktivitas tanpa harus bepergian atau keluar dari rumah.

Dengan berbekal gadget dan jaringan internet, tagihan pajak daerah dapat dibayar dengan mudah dan lebih murah. Tidak perlu lagi keluar rumah untuk ke bank dan antri berlama-lama. Pajak daerah kini dapat dibayar di mini market, ATM, mobile banking, atau beragam aplikasi e-wallet atau e-commerce. Nikmati juga aneka cash back dan biaya admin yang lebih murah, yang disediakan oleh masing-masing penyedia layanan.

Hampir semua provinsi sudah terlayani dengan pembayaran digital. Anda cukup memasukkan Nomor Obyek Pajak (NOP) dan pilih metode pembayaran yang tersedia. Pastikan koneksi internet anda baik, dan jangan melakukan pembayaran di tanggal-tanggal terakhir untuk menghindari kesalahan sistem. Jangan khawatir akan keamanannya, karena setiap pelunasan akan mendapat bukti pembayaran yang resmi.

  • Bagikan