7 Persen Nakes Divaksin, Pemprov Bengkulu Tunggu Aturan Kemendagri

  • Bagikan

Bengkulu, AnantaNews – Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) di Provinsi Bengkulu saat ini telah mencapai 7 persen dari total 15 Ribu tenaga kesehatan se Provinsi Bengkulu.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkuku Hamka Sabri usai mengikuti Rapat Rutin Monev Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 melalui virtual, Senin (25/1/2020) yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

“Capaian Provinsi Bengkulu baru 7 persen dari nakes kita yang ada, tetapi itu karena kita baru 3 Kabupaten/Kota, yaitu Kabupaten Seluma, Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah,” jalas Hamka.

Hamka menjelaskan pada rapat ini, beberapa Gubernur mengungkapkan lambatnya proses vaksinasi disebabkan aturan yakni nakes harus teregister pusat.

“Tadi dari para Gubernur yang sempat hadir menyampaikan bahwa yang memperlambat itu adalah sistem yang dibuat Kementerian Sosial, harus teregister dulu, input dulu,” papar Hamka.

“Jadi usulan dari beberapa Gubernur meminta agar diberi kebebasan kepada daerah untuk mengatur Nakesnya itu, tidak harus daftar dulu, teregister di pusat baru dilakukan vaksin,” tambahnya.

Setelah mendengar banyak masukan dari peserta rapat, maka Menteri Tito memperbolehkan daerah untuk mengatur vaksinasi nakes, namun Pemprov Bengkulu tetap akan menunggu arahan pusat terkait percepatan proses vaksinasi nakes.

“Nanti kita tunggu, pasti akan ada petunjuk, hasil vicon ini kan untuk mendapatkan informasi dari daerah atas persoalan – persoalan, nanti pasti ditindaklanjuti Menteri,” terang Hamka. (Ed/Prv)

  • Bagikan